Home » BERITA CPNS » Pengumuman CPNS 2014 - Isu Pesangon Resahkan PNS

Adanya isu pemberian pesangon membuat Pegawai Negeri Sipil (PNS/ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten Majene, resah. Dalam beberapa pekan terkahir, isu pemberian pesangon menjadi perbincangan di kalangan PNS/ASN.

Hal itu membuat Sekretaris Kabupaten Majene, Syamsiar Muchtar Mahmud, berang. Dia sangat menyayangkan para PNS/ASN hanya sibuk memperbincangkan pemberian pesangon tersebut.

“Hentikan diskusi (pemberian pesangon) tersebut karena sama saja dengan harapan yang tak kunjung tiba. Tidak usah dipikirkan. Bekerja saja dengan baik. Yang jelas pemerintah akan memperhatikan nasib dan kesejateraan PNS/ASN,” tegas Syamsiar, Kamis, 19 Oktober.

Menurut Syamsiar, tidak ada sekalipun kata pesangon yang tertuang dalam Rancangan Undang-undang (RUU) Aparat Sipil Negara (ASN). Apalagi, kata Syamsiar, dari hasil pertemuan yang dia hadiri langsung di Jakarta beberapa hari lalu, sama sekali tidak membahas masalah pesangon, namun justru merencanakan kenaikan standar gaji pokok yang lebih besar bagi PNS/ASN.

“Pertemuan tersebut khusus membedah RUU ASN oleh Komisi II DPR RI, bersama MenPAN RB, Mendagri, Sekjen Kementerian Keuangan, anggota Pansus RUU ASN, pakar dari berbagai bidang bersama seluruh sekprov dan sekkab se-Indonesia,” ujar Syamsiar.

Dalam pertemuan tersebut, lanjut Syamsiar, dirinya tergabung dalam Komisi C yang membahas masalah kesejahteraan meliputi gaji, tunjangan dan masa pensiun. Hasilnya, dikeluarkan rekomendasi untuk menaikkan standar gaji PNS/ASN dengan mekanisme berbeda dari yang berlaku saat ini.

“Saat ini tunjangan justru lebih tinggi dari gaji pokok, sehingga banyak pensiunan PNS/ASN yang tidak sejahtera. Selain itu, yang menjadi salah satu faktor terjadinya tindak korupsi di pemerintahan karena ingin memperkaya diri sebelum masa pensiun,” jelas Syamsiar.

Salah seorang PNS/ASN lingkup Setda Majene, Muhammad Taufik M, mengaku setuju dengan tidak adanya sistem pesangon. Dia beralasan, dengan sistem penggajian pensiun saat ini sedikit banyak membantu beban di hari tua.
“Saya kurang setuju dengan sistem pesangon. Itukan hanya di swasta, bukan negeri. Apalagi diusulkan untuk dinaikkan gaji pokok, tentunya akan membantu kesejahteraan PNS/ASN,” tutur Taufik.

Hal berbeda diungkapkan PNS/ASN lainnya, Sukmawati. Dia justru mengaku setuju kalau benar ada sistem pesangon. Dia beralasan, PNS/ASN tidak akan lagi jadi primadona bagi para pencari kerja. Menurutnya, selama ini, gaji pensiunan yang menjadi daya tarik PNS/ASN. Sebenarnya saya setuju dengan pesangon. Tapi kita kembalikan lagi seperti apa metode yang baik untuk menyejahterakan PNS/ASN,” katanya. (far)



Posting Pusat Pengumuman CPNS Indonesia (PPCI) lainnya:



Post a Response