Home » BERITA CPNS » Pengumuman CPNS 2014 - Perjuangan Tenaga TU dan Guru Honorer Kota Bekasi Jadi PNS Kembali … – Pikiran Rakyat

Perjuangan 1.945 guru dan tenaga tata usaha honorer Kota Bekasi menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS/ASN) kembali terganjal penerbitan surat kepala sekolah yang menyatakan mereka tidak didanai APBD Kota Bekasi.  Adanya surat itu membuat Badan Pengawasan Keuangan dan Pemerintahan (BPKP) tak menyetujui para guru dan tenaga tata usaha honorer yang tergabung dalam Komite Guru Bekasi (KGB) itu masuk ke dalam kategori I yang berhak diangkat menjadi PNS/ASN tanpa tes.

Sekitar 30 perwakilan anggota KGB, mendatangi Kantor Pemerintah Kota Bekasi untuk mempertanyakan hal tersebut. Mereka ditemui oleh Pelaksana Tugas Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Padlin Kamal dan Kepala Bidang Pembinaan Pegawai Rudi Sabarudin.

Selain mempertanyakan hal tersebut, Ketua KGB Mukhlis Setiabudi juga mengatakan pihaknya menyampaikan dugaan terjadinya manipulasi data pada daftar tenaga honorer yang disetujui BPKP masuk kategori I. KGB mendapati setidaknya 17 tenaga honorer memalsukan datanya supaya masuk kategori I. “Saat kami sodorkan data tersebut, BKD juga mengatakan pihaknya mencurigai 22 nama lain memanipulasi datanya supaya masuk kategori I. Kategori I yang disetujui BPKP dan diusulkan pada BKN (Badan Kepegawaian Nasional, -red) itu jumlahnya 192 orang,” kata Mukhlis.

Kecurigaan KGB perihal terjadinya manipulasi data makin kuat setelah mendapati satu dari 1945 anggotanya dinyatakan lolos kategori I. Satu-satunya honorer yang lolos itu bernama merupakan pengajar di SDN Bojong Menteng I, Kecamatan Rawalumbu, yang mengajar sejak tahun 2003. “Data honorer yang lolos itu sama dengan kami. Diajukan bersamaan pula, tapi mengapa bisa hanya dia yang lolos. Ini tanda tanya besar yang harus diusut,” katanya.

Menurut Mukhlis, dalam pertemuan, BKD menyatakan kesiapannya untuk memverifikasi ulang nama-nama yang terdata dalam daftar kategori I. BKD juga akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kota Bekasi seputar pencabutan surat keterangan kepala sekolah yang mengganjal pengangkatan menjadi PNS/ASN. “Meskipun dijanjikan demikian, kami akan tetap mengawalnya dengan ketat,” kata Mukhlis. Namun saat “PRLM” mencoba mendapatkan langsung keterangan dari BKD, Plt Kepala BKD Padlin Kamal tidak ada di ruangannya. Stafnya mengatakan Padlin tengah berobat ke dokter.

Sementara Kabid Pembinaan Pegawai BKD Rudi Sabarudin yang sempat ditemui “PR” enggan berkomentar karena penyampaian pernyataan merupakan wewenang Plt Kepala BKD. Dalam kesempatan yang sama, KGB juga sempat menagih janji Pemerintah Kota Bekasi yang akan menyamaratakan besar tunjangan mereka dengan TKK tahun 2010.

TKK tahun 2010 mendapatkan tunjangan sebesar Rp 500.000 belum berikut transportasi, sedangkan TKK tahun 2008 hanya memperoleh Rp 300.000 per bulannya. “Pada pertemuan sebelumnya, kami sudah dijanjikan akan disamakan honornya, tapi hingga sekarang masih nihil. Kami akan kawal terus perihal ini ke tim anggaran DPRD Kota Bekasi. Jika masih belum direalisasikan, kami akan lapor ke polisi,” kata Mukhlis. (A-184/A-89)***



Posting Pusat Pengumuman CPNS Indonesia (PPCI) lainnya:



Post a Response

Read previous post:
Pengumuman CPNS 2014 - CPNS 2008 Pertanyakan SK Pengangkatan Menjadi PNS

Perwakilan ratusan Calon Pegawai Negeri Sipil (PNS/ASN) dari Formasi Guru Tahun 2008 mempertanyakan SK Pemda Kabupaten Mimika dalam hal pengangkatanya...

Close