Home » Uncategorized » Pengumuman CPNS 2014 - PT Pos ganti uang pensiunan PNS yang dirampok

PT Pos Indonesia memastikan mengganti uang pensiun pegawai negeri sipil (PNS/ASN),Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) sebesar Rp1,5 miliar yang dirampok di Sei Bejangkar, Kecamatan Sei Balai, Kabupaten Batubara, Jumat (3/6) lalu. Manager Sumber Daya Manusia (SDM) Kantor Pos Kisaran, Zulham Effendy, mengatakan peristiwa perampokan itu tidak akan membuat pelayanan pembayaran gaji pensiunan di Kabupaten Batubara menjadi terhambat. Peristiwa ini sudah dilaporkan ke kantor pusat dan menyetujui penggunaan dana talangan. Karena itu,dia memastikan pembayaran gaji untuk 1.406 pensiunan tersebut tidak akan terkendala.

”Kami akan tetap bayar. Kemungkinan pembayaran sudah bisa dimulai hari ini,”ujarnya kemarin. Pihaknya sejak kemarin telah mengutus petugas ke empat kantor pos pembantu di Kabupaten Batubara untuk menyerahkan dana talangan itu. Kantor itu yakni masingmasing untuk Kantor Pos Pembantu Indrapura, Kantor Pos Pembantu Labuhan Ruku, Kantor Pos Pembantu Kota Lima Puluh,dan Kantor Pos Sei Bejangkar.

Seperti diberitakan, mobil PT Pos Indonesia yang membawa uang sebesar Rp1,5 miliar dirampok kawanan penjahat bersenjata api dan senjata tajam saat melintas di Sei Bejangkar, Kecamatan Sei Balai, Kabupaten Batubara, Jumat sekitar pukul 15.00 WIB.

Dalam persitiwa ini pelaku juga menyandera tiga pegawai PT Pos Indonesia, Kantor Cabang Kisaran, yakni Erwan Mulyana, 40,Warga Jalan Arwana, Kelurahan Sido Mukti, Kisaran Barat,Asahan; Bahrum Rangkuti, 50,warga Jalan Ikan Sibaro,Kelurahan Sido Mukti,Kisaran Barat,Asahan beserta sang sopir, Daniel, 45, warga Jalan Puyuh Lingkungan I, Kelurahan Karang Anyar,Kisaran Asahan.

Perampokan ini merupakan peristiwa yang pertama kalinya terjadi dalam catatan sejarah Kantor Pos Kisaran. ”Selama ini aman-aman saja, makanya kami tidak pernah menggunakan pengawalan oleh petugas bersenjata lengkap,” kata Zulham. Dia menambahkan, ketiga petugas pengantar uang dana pensiun itu termasuk pegawai terpercaya. Ketiganya tidak memiliki catatan merah, dan termasuk pegawai yang memiliki dedikasi dan pengabdian yang tinggi dalam melaksanakan tugas.

Sementara itu, Kepolisian Resor (Polres) Asahan telah menyebar personelnya untuk mengejar 10 pelaku. Polres Asahan juga telah membentuk tim untuk mengusut hingga tuntas kasus ini. ”Sejauh ini kami belum menemukan indikasi yang mengarah kepada siapapun,” ujar Kasubag Humas Polres Asahan Ajun Komisaris Polisi (AKP) R Berutu.

Dikatakannya, penanganan kasus ini kemungkinan agak sedikit sulit karena berdasarkan hasil lidik sementara pihak kepolisian kepada tiga pegawai kantor pos tersebut,belum ditemukan petunjuk apapun. Sebab, saat perampokan terjadi, tak satupun dari tiga tiga pegawai kantor pos mengenal ciri-ciri pelaku dan nomor polisi kendaraan yang dipakai. Meski demikian, pihaknya yakin dapat menemukan cara untuk mengungkap kasus ini.

Secara terpisah,Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) membentuk tim untuk membantu Polres Asahan dalam pengejaran kawanan perampok. Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Sumut Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Raden Heru Prakoso mengatakan, tim yang dibentuk ini akan membantu proses penyelidikan, pengejaran dan pengungkapan pelaku perampokan bersenjata api yang diperkirakan berjumlah 10 orang tersebut.

Disinggung adanya dugaan pelaku merupakan oknum aparat, atas dasar penggunaan senjata api jenis FN, Heru belum dapat memastikan. Hal yang sama juga ketika adanya indikasi keterlibatan internal PT Pos Indonesia dalam perampokan tersebut.Untuk dugaan pelakunya, masih dalam penyelidikan,” pungkasnya.

Download Soal Ujian CPNS/CASN Indonesia



Posting Pusat Pengumuman CPNS Indonesia (PPCI) lainnya:



Post a Response

Read previous post:
Pengumuman CPNS 2014 - Info Pendaftaran Calon Taruna Akademi Perikanan KKP RI TA 2011-2012

Pendaftaran Calon Taruna AP Sidoarjo di buka pada tanggal 16 Mei s/d 17 Juni 2011 Akademi Perikanan Sidoarjo menyelenggarakan Program...

Close